Rabu, 11 Februari 2026
kaltaraglobal.news
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Budaya
No Result
View All Result
kaltaraglobal.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Budaya

APBD-P 2023 Ditarget Rp3,4 Triliun, Murni 2024 Rp2,8 Triliun

by Redaksi
29 Agustus 2023
in Daerah
A A
0
APBD-P 2023 Ditarget Rp3,4 Triliun, Murni 2024 Rp2,8 Triliun

BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2023 dan Rancangan KUA PPAS 2024 kepada DPRD.

“Pada kebijakan perubahan KUA PPAS Tahun Anggaran 2023 terdapat beberapa perubahan item besaran keuangan daerah,” kata Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang di Tanjung Selor, Senin.

Pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2023 ditargetkan mencapai Rp3,06 triliun. Sebelumnya pada APBD Murni 2023 hanya Rp2,7 triliun.

Untuk komponen belanja daerah ditargetkan menjadi Rp3,4 triliun. Dibandingkan pada APBD Murni 2023 hanya Rp2,9 triliun.

Adapun Pembiayaan Daerah ditargetkan naik Rp394,1 miliar dari Rp235 miliar pada APBD Murni.

Gubernur Kalimantan Utara menjelaskan, kenaikan target komponen Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan disebabkan kenaikan oleh kenaikan Dana Bagi Hasil (SBH) dari Pemerintah Pusat, serta potensi kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik dari sektor pajak, retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah.

“Semoga penyampaian KUA PPAS Perubahan 2023 ini menjadi langkah awal menyusun APBD Perubahan sesuai jadwal dan tahapan serta peraturan perundang-undangan,” kata Zainal.

Adapun KUA PPAS Tahun Anggaran 2024, komponen Pendapatan ditargetkan Rp2,8 triliun, Belanja Rp3,06 triliun, dan Pembiayaan Rp232,9 miliar.

Pembangunan Provinsi Kalimantan Utara pada 204 fokus pada sepuluh hal prioritas. Yakni pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Mentarang Induk dan Sungai Kayan; pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI); mewujudkan ketahanan pangan daerah dengan pembangunan pertanian dalam arti luas.

Pertanian dalam arti luas meliputi perkebunan, pertanian tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, perikanan sungai, laut, dan memberi jaminan perlindungan kepada petani tambak melalui mekanisme pengadaan fasilitas dan regulasi pada tiap kabupaten/kota.

Prioritas selanjutnya adalah meningkatkan terwujudnya konektivitas kawasan perbatasan, pedalaman, dan daerah terpencil dalam rangka membangun desa, menata kota dengan membangun infrastruktur darat, laut, sungai, udara, serta informasi teknologi.

Selanjutnya, pembangunan infrastruktur desa dan kelurahan di kabupaten/kota; pembangunan ekonomi melalui diversifikasi produk dan keunggulan komparatif di setiap kabupaten/kota; peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan wajib belajar 16 tahun.

Kemudian, pengadaan Balai latihan Kerja, perluasan lapangan kerja, kesempatan usaha dan ekonomi kreatif bagi kaum milenial; pengelolaan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM.

Prioritas terakhir, pemberian tunjangan perbaikan penghasilan bagi aparat desa dan RT, tenaga pendidikan dan kependidikan semua tingkatan satuan pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga honorer di daerah perbatasan, pedalaman, dan terpencil, serta perkotaan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Dalam mendukung pembangunan Pemerintah/Nasional 2024, Pemprov Kalimantan Utara telah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah dengan tema “Peningkatan Keanekaragaman Industri dan Perdagangan Produk Unggulan Daerah”.

Perencanaan pembangunan Kalimantan Utara 2024 diarahkan pada pengembangan dan penguatan industri secara luas meliputi industri primer seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan pertambangan.

Selanjutnya, penguatan industri pengolahan, industri ketenagalistrikan, industri perdagangan dan jasa, industri pariwisata dan ekonomi kreatif, industri kecil dan menengah, serta industri lainnya. (*)

Previous Post

Keberadaan ISEI Diharapkan Dapat Mendorong Pembangunan Ekonomi di Kaltara

Next Post

Polsek Sekatak Digeruduk Warga, Diduga Akibat Laka Lantas

Berita Lainnya

Dukung Akses Pendidikan di Perbatasan, Senator Hasan Basri Serahkan Beasiswa PIP di Malinau
Daerah

Hasan Basri Soroti Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT, HB Desak Negara Lebih Peka

4 Februari 2026
Pelti Tarakan Kirim 3 Petenis Junior Ikut Kejurnas di Jogja
Daerah

Pelti Tarakan Kirim 3 Petenis Junior Ikut Kejurnas di Jogja

14 Januari 2026
Sekolah Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2025
Daerah

Sekolah Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2025

16 Desember 2025
Next Post
Polsek Sekatak Digeruduk Warga, Diduga Akibat Laka Lantas

Polsek Sekatak Digeruduk Warga, Diduga Akibat Laka Lantas

IJTI Kaltara Kampanyekan Jurnalisme Positif sambut Pemilu 2024

IJTI Kaltara Kampanyekan Jurnalisme Positif sambut Pemilu 2024

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terpopuler

  • H. Hasan Basri Hadiri Rakernas DPD RI–Bappeda se-Indonesia, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

    H. Hasan Basri Hadiri Rakernas DPD RI–Bappeda se-Indonesia, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • HPN 2026: Hasan Basri Desak Penguatan Pasal 8 UU Pers demi Cegah Kriminalisasi Jurnalis

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • Perkuat Pengawasan Keimigrasian di Wilayah Perbatasan

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • Komisi XIII DPR RI Apresiasi Kinerja dan Layanan Imigrasi

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
kaltaraglobal.news

Berita Terbaru

H. Hasan Basri Hadiri Rakernas DPD RI–Bappeda se-Indonesia, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

H. Hasan Basri Hadiri Rakernas DPD RI–Bappeda se-Indonesia, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

10 Februari 2026
HPN 2026: Hasan Basri Desak Penguatan Pasal 8 UU Pers demi Cegah Kriminalisasi Jurnalis

HPN 2026: Hasan Basri Desak Penguatan Pasal 8 UU Pers demi Cegah Kriminalisasi Jurnalis

9 Februari 2026

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan

© 2023 PT. Multimedia Kaltara Jaya | www.kaltaraglobal.news. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Tentang Kami
    • Redaksi & Manajemen
    • Kontak
    • Iklan & Advetorial
    • Pedoman Media Siber
    • Standar Perlindungan Wartawan

© 2023 PT. Multimedia Kaltara Jaya | www.kaltaraglobal.news. All right reserved