Jumat, 3 April 2026
kaltaraglobal.news
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
kaltaraglobal.news
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Opini

Hasan Basri Soroti Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT, HB Desak Negara Lebih Peka

by Redaksi
4 Februari 2026
in Daerah, DPD RI, Hasan Basri
A A
0
Dukung Akses Pendidikan di Perbatasan, Senator Hasan Basri Serahkan Beasiswa PIP di Malinau

TARAKAN – Ketua PURT DPD/MPR RI, Hasan Basri, menyoroti secara serius kasus meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berinisial YBS (10), warga Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga mengakhiri hidup akibat tekanan berat yang dialaminya.

Hasan Basri menilai, jika peristiwa tragis tersebut tidak diangkat oleh media, besar kemungkinan kasus serupa akan berlalu begitu saja tanpa perhatian publik. Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dilokalisir sebagai masalah daerah semata, melainkan harus dilihat sebagai persoalan nasional yang membutuhkan penanganan menyeluruh.

“Kasus bunuh diri, terlebih pada anak, bukan persoalan biasa. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang harus diurai sampai ke akar masalahnya. Kejadian seperti ini tidak hanya terjadi di satu daerah, tetapi juga di banyak wilayah lain di Indonesia,” ujar Hasan Basri dalam pernyataannya, Rabu (4/2/26).

Menurutnya, keputusan bunuh diri bukanlah tindakan spontan, melainkan akumulasi dari tekanan mental berkepanjangan yang tidak menemukan jalan keluar. Hasan Basri menjelaskan bahwa kondisi depresi dapat dipicu oleh berbagai faktor, terutama tekanan hidup yang berat dan kemiskinan ekstrem.

Ia menilai, permintaan YBS kepada ibunya sebesar Rp10 ribu untuk membeli perlengkapan sekolah yang tidak dapat dipenuhi bukanlah penyebab utama, melainkan pemicu dari beban hidup yang telah lama dialami. YBS diketahui hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem, di mana sang ibu yang berstatus janda harus menghidupi lima orang anak dengan penghasilan yang tidak menentu.

“Uang sepuluh ribu rupiah mungkin terasa sangat kecil bagi masyarakat perkotaan, namun bagi keluarga miskin ekstrem di pedesaan, jumlah tersebut sangat berarti. Mereka harus memilih antara membeli makanan atau memenuhi kebutuhan sekolah anak,” katanya.

Hasan Basri juga menyoroti lemahnya pendataan masyarakat miskin ekstrem di berbagai daerah. Ia menyebut, kemiskinan ekstrem bukanlah kondisi yang muncul secara tiba-tiba, melainkan realitas yang berlangsung lama dan disaksikan oleh lingkungan sekitar.

“Jika masih ada keluarga yang hidup tidak layak, namun tidak tersentuh bantuan karena kesalahan data, maka itu kegagalan sistem. Tetangga, aparat RT, lurah, camat hingga kepala daerah seharusnya peka terhadap kondisi ini,” tegasnya.

Ia mendorong pemerintah daerah hingga pusat untuk segera melakukan pendataan cepat dan akurat terhadap keluarga miskin ekstrem, sekaligus memprioritaskan program bedah rumah, bantuan langsung tunai, serta pemberdayaan ekonomi.

“Bagi yang masih mampu bekerja, berikan mereka akses pekerjaan, baik sebagai petugas kebersihan, pekerja proyek fisik, atau dukungan modal usaha kecil. Ini bukan lagi saatnya berteori. Yang dibutuhkan adalah kerja nyata,” ujarnya.

Hasan Basri menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan dan perlindungan terhadap kelompok rentan harus menjadi prioritas utama pemerintah, sejalan dengan komitmen yang selama ini kerap disuarakan dalam janji politik.

“Menolong masyarakat miskin untuk mengangkat harkat hidupnya bukan sekadar jargon kampanye, tetapi kewajiban moral dan konstitusional negara,” pungkasnya.

Previous Post

Kepsek Wiliah Tegaskan MUTU FEST Bentuk Pendidikan Karakter Sejak Dini

Next Post

Perkuat Pengawasan Keimigrasian di Wilayah Perbatasan

Berita Lainnya

Hasan Basri Hadiri PSBM XXVI: Perkuat Sinergi Pertanian dan Investasi di Kaltara
DPD RI

Hasan Basri Hadiri PSBM XXVI: Perkuat Sinergi Pertanian dan Investasi di Kaltara

26 Maret 2026
Buka Puasa Bersama Media, Hasan Basri Tegaskan Pers Instrumen Penting Pencerahan Publik
Daerah

Buka Puasa Bersama Media, Hasan Basri Tegaskan Pers Instrumen Penting Pencerahan Publik

19 Maret 2026
Hasan Basri Ingatkan Pentingnya Harmoni di Tengah Perbedaan Ibadah
Daerah

Hasan Basri Ingatkan Pentingnya Harmoni di Tengah Perbedaan Ibadah

19 Maret 2026
Next Post
Perkuat Pengawasan Keimigrasian di Wilayah Perbatasan

Perkuat Pengawasan Keimigrasian di Wilayah Perbatasan

Komisi XIII DPR RI Apresiasi Kinerja dan Layanan Imigrasi

Komisi XIII DPR RI Apresiasi Kinerja dan Layanan Imigrasi

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terpopuler

  • Imigrasi di Era Yuldi Yusman: Rekor PNBP dan Penguatan Penegakan Hukum

    Imigrasi di Era Yuldi Yusman: Rekor PNBP dan Penguatan Penegakan Hukum

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • Kapolda Kaltara Jalin Silaturahmi Lewat Eksibisi Minisoccer dengan Wartawan dan Komnas HAM

    191 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Apel Perdana Wakapolda Kaltara: Tekankan Rekrutmen Tanpa Calo, Antisipasi Dampak Isu Global, hingga Larangan Penipuan Atas Namanya

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • Hasan Basri Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan Bersama Wahdah Islamiyah Tarakan

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Kapolda Sosialisasikan Desk Tenaga Kerja ke Serikat Buruh

    191 shares
    Share 76 Tweet 48
kaltaraglobal.news

Berita Terbaru

Imigrasi di Era Yuldi Yusman: Rekor PNBP dan Penguatan Penegakan Hukum

Imigrasi di Era Yuldi Yusman: Rekor PNBP dan Penguatan Penegakan Hukum

2 April 2026
Apel Perdana Wakapolda Kaltara: Tekankan Rekrutmen Tanpa Calo, Antisipasi Dampak Isu Global, hingga Larangan Penipuan Atas Namanya

Apel Perdana Wakapolda Kaltara: Tekankan Rekrutmen Tanpa Calo, Antisipasi Dampak Isu Global, hingga Larangan Penipuan Atas Namanya

1 April 2026

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan

© 2023 PT. Multimedia Kaltara Jaya | www.kaltaraglobal.news. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Opini
  • Tentang Kami
    • Redaksi & Manajemen
    • Kontak
    • Iklan & Advetorial
    • Pedoman Media Siber
    • Standar Perlindungan Wartawan

© 2023 PT. Multimedia Kaltara Jaya | www.kaltaraglobal.news. All right reserved