TARAKAN – Ketua Yayasan Sadewa Pejuang Gizi Kalimantan Utara (Kaltara), Ade Kurniawan, menyalurkan bantuan kepada delapan sekolah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tarakan dan sekitarnya.
Bantuan yang diberikan berupa dana masing-masing Rp5 juta untuk setiap sekolah, dengan total nilai mencapai Rp40 juta. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan maupun perbaikan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kaltara bersama relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Sabtu (14/3/26).
Dalam kesempatan itu, Ade Kurniawan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Kaltara menyampaikan apresiasi kepada para relawan SPPG yang selama ini berperan aktif dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah.

Menurutnya, relawan SPPG merupakan bagian penting dalam mendukung program peningkatan gizi generasi muda, yang juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
“Kita semua yang berada di SPPG ini merupakan bagian dari upaya besar untuk membantu pemenuhan gizi anak-anak Indonesia. Ini menjadi langkah penting dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045,” ujar Ade.
Ade menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 24 dapur SPPG di wilayah Kalimantan Utara yang dikelola oleh Yayasan Sadewa Pejuang Gizi. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 dapur berada di Kota Tarakan dan aktif melayani kebutuhan gizi para pelajar.
Ia menilai dapur-dapur SPPG tersebut menjadi salah satu garda terdepan dalam mendukung program pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah.
“Di Tarakan sendiri sudah ada sekitar 10 dapur yang beroperasi. Ini menjadi gerbang awal untuk pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah Kaltara,” katanya.
Ade juga mengapresiasi dedikasi para relawan yang bekerja dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan dalam menjalankan program tersebut. Ia mengatakan, semangat para relawan terlihat dari antusiasme para siswa yang setiap hari menunggu program makan bergizi di sekolah.
“Rasa lelah itu hilang ketika kita melihat anak-anak sekolah menunggu makanan bergizi setiap pagi. Mereka menunggu dengan penuh antusias,” ungkapnya.
Adapun delapan sekolah penerima bantuan tersebut yakni:
SMKN 4 Tarakan, SDN 037 Tarakan, TK RA TAUD Tarakan, SDN 003 Tanjung selor, SDN 004 Jelarai selor, TK inspiratif Tarakan, Ponpes imam Syafii Tarakan, TK Al Amin Tarakan.

Ade berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi sekolah dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan.
Ia juga menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya dalam mendukung pendidikan serta pemenuhan gizi anak-anak.
“Insya Allah kami akan terus berupaya menyalurkan bantuan melalui program CSR agar dapat memberikan manfaat bagi sekolah-sekolah dan masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut berlangsung menjelang waktu berbuka puasa dan diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan sekolah yang hadir.






Discussion about this post