TARAKAN — Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Sains dan Teknologi Muhammadiyah Tarakan (InstekMu) Tarakan saat ini telah memasuki tahapan kampanye dan debat kandidat yang dilaksanakan pada hari, Kamis (12/2/26). Seluruh mahasiswa diharapkan dapat berpartisipasi aktif dengan menggunakan hak suaranya dalam rangka menyukseskan pesta demokrasi mahasiswa tersebut.
Perwakilan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) InstekMu Tarakan, Marlina menyampaikan bahwa rangkaian tahapan pemilihan telah disusun secara sistematis dan transparan. Setelah pelaksanaan kampanye dan debat, tahapan selanjutnya adalah masa tenang yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026.

Dalam pelaksanaannya, KPUM melibatkan berbagai unsur mahasiswa, di antaranya kader PC IMM serta mahasiswa InstekMu Tarakan yang berasal dari unsur BEM dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) periode sebelumnya. Sementara itu, pengawasan pemilihan (Panwas) juga melibatkan unsur yang sama guna memastikan proses pemilu berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi.
Seluruh mahasiswa InstekMu Tarakan dari angkatan pertama hingga angkatan terbaru memiliki hak untuk memilih. Syarat utama untuk menggunakan hak suara adalah memiliki dan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) saat datang ke tempat pemungutan suara.
KPUM menegaskan bahwa proses pemilihan ini dilaksanakan secara jujur, adil, dan transparan, tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun. Hal tersebut tercermin dari keterlibatan lintas unsur mahasiswa dalam kepanitiaan serta pelaksanaan debat kandidat yang menghadirkan moderator dari kalangan senior kampus.
Dengan terselenggaranya pemilihan ini, diharapkan seluruh mahasiswa InstekMu Tarakan dapat berperan aktif dalam menentukan arah kepemimpinan BEM ke depan, sekaligus memperkuat budaya demokrasi di lingkungan kampus.





Discussion about this post