TARAKAN – Anggota DPD RI asal Kalimantan Utara, Hasan Basri, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 kepada seluruh pekerja di Indonesia.
Dalam keterangannya pada Selasa usai tiba dari Jakarta (28/4/26), Hasan Basri menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara pekerja dan perusahaan guna menciptakan iklim kerja yang sehat dan produktif.
“Saya menyampaikan selamat Hari Buruh kepada sahabat-sahabat saya para pekerja. Saya juga pernah menjadi buruh, sehingga memahami bagaimana perjuangan para pekerja dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.
Ketua PURT DPD/MPR RI itu mengatakan, para buruh yang bekerja di berbagai sektor, mulai dari perkebunan, industri manufaktur hingga sektor usaha lainnya, memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, keberlangsungan sebuah perusahaan tidak hanya bergantung pada pengusaha semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kerja sama yang baik dari para pekerja.
“Harus ada sinergi dan komunikasi yang baik antara perusahaan dan karyawan. Tumbuh dan berkembangnya usaha membutuhkan kolaborasi antara pengusaha dan pekerja,” katanya.
Hasan Basri juga menegaskan bahwa perusahaan memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan terhadap hak-hak pekerja, termasuk kesejahteraan dan keamanan kerja.
Ia memastikan akan terus memperjuangkan perlindungan terhadap buruh dan pekerja di berbagai sektor.
“Kalau menyangkut kepentingan dan hak-hak buruh, perusahaan wajib melindungi itu dengan baik. Kami juga siap memperjuangkan perlindungan terhadap buruh dan pekerja,” tegasnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pekerja juga perlu mendukung keberlangsungan perusahaan agar tercipta hubungan yang saling menguntungkan.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara pekerja dan pengusaha menjadi kunci untuk menjaga stabilitas dunia usaha, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi dan investasi.
Pada momentum Hari Buruh tahun ini, Hasan Basri berharap iklim investasi di Indonesia semakin berkembang sehingga mampu menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Ia optimistis kolaborasi yang baik antara pengusaha dan pekerja dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Kita berharap iklim investasi di negeri ini semakin berkembang. Kolaborasi antara pengusaha dan pekerja harus seiring sejalan agar dapat bersama-sama membangun Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.








Discussion about this post