Surabaya, Kaltaraglobal.news – Kejaksaan Republik Indonesia patut berbangga. Mochamad Iqbal, SH. MH, salah seorang sosok pemimpin pada satuan kerja Kejaksaan di daerah ini dinobatkan sebagai sosok jaksa pemimpin humanis dan responsif.
Media Ketik.Com, media Online terkemuka di Jawa Timur menobatkan Mochmad Iqbal sebagai Jaksa Humanis dan Responsif, kapasitas sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, pada malam penganugerahan perusahaan media ini terhadap sejumlah tokoh pemimpin, tokoh masyarakat, aparat penegak hukum dan lainnya, yang di gelar di Surabaya, Rabu 9 September 2026.
Penghargaan diberikan kepada sejumlah tokoh panutan, meliputi, wiraswasta, legislatif, Kepala Daerah, Aparat Penegak Hukum, atas pencapaian kinerja, dedikasi dan prestasi kepemimpinan juga melakukan perubahan dan serta inovasi baru dalam kontribusinya untuk masyarakat.
Mochmad Iqbal adalah pemimpin pembawa perubahan di Kejaksaan Negeri Sampang, Madura, Jawa Timur. Jaksa pria kelahiran Jakarta ini sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sampang mampu membawa pelayanan dan penegakan hukum Kejari Sampang Profesional, Berintegritas dan Humanis.
Kejari Sampang menghadirkan pelayanan inovatif, berkualitas, tata kelola, menejemen yang baik, mampu berkembang dengan mengikuti perubahan serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Kajari Sampang Mochmad Iqbal mengucap syukur atas penghargaan yang diberikan tersebut. Dia menilai penghargaan ini menjadi barometer atas kinerja yang telah dilaksanakannya selama memimpin Kejari Sampang.
Mochmad Iqbal mengaku ingin memberikan inspirasi untuk insan Adhyaksa di Indonesia untuk terus berkomitmen dan memiliki visi misi, terlebih ketika menjadi seorang pemimpin, karena kerja keras dan perjuangan itu tidak akan menghianati hasil.
“Penghargaan ini menjadi semangat baru dan motivasi agar terus menginspirasi sesama, terkhusus dalam mendorong Kejaksaan RI dalam pelayanan dan penegakan hukumnya untuk terus berbenah, bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat luas,” ujar Mochamad Iqbal kepada ADHYAKSAdigital, Jumat 11 September 2026.
Dia menyampaikan, sebagai insan Adhyaksa, menjalankan tugas pengabdian sebagai aparat penegak hukum untuk selalu mengayomi masyarakat dengan baik. Kita hadir dalam mewujudkan kepastian, keadilan dan kemanfaatan hukum di tengah-tengah masyarakat.
Selama berstatus sebagai seorang pemimpin, pihaknya menjungjung tinggi keharmonisan. Selalu responsif. “Insan Adhyaksa mesti humanis dan responsif. Tidak boleh ada yang sombong,” ujar alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta ini.
“Saya bangga, kinerja Kejari Sampang peroleh apresiasi lewat penghargaan ini. Saya dan jajaran berkomitmen wujudkan Kejari Sampang Hebat dan Humanis dalam pelayanan dan penegakan hukumnya. Mohon dukungan dan kerjasamanya.







Discussion about this post