TARAKAN – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) genap berusia 51 tahun pada Selasa, 10 Februari 2026. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 IWAPI tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, bahkan hingga luar negeri, termasuk Malaysia yang memiliki perwakilan IWAPI.
Di Provinsi Kalimantan Utara, perayaan HUT IWAPI ke-51 digelar di Gedung Sri Tower, Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota IWAPI Kaltara serta sejumlah undangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut kemitraan perbankan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Tarakan. Pimpinan Cabang BRI Tarakan, Arief Budiman yang dalam hal ini diwakili oleh Manager Bisnis Mikro, Henry Ronald Simatupang.
Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Kalimantan Utara, Hj. Sri Sulartiningsih, S.Ikom., M.Ikom., mengatakan bahwa usia 51 tahun merupakan perjalanan panjang IWAPI dengan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui pemberdayaan perempuan pengusaha.
“Tahun ini IWAPI mengusung tema Memperkuat Fondasi Transformasi Digital Ekonomi Perempuan melalui Sinergitas Lintas Sektor Manajemen. Tema ini selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional dalam memperkuat ekonomi inklusif melalui digitalisasi UMKM dan peningkatan daya saing bangsa,” ujar Sri Sulartiningsih.
Ia menjelaskan bahwa transformasi digital merupakan agenda strategis nasional. Namun, perempuan pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan literasi digital, akses pembiayaan, pemanfaatan teknologi, serta perluasan pasar.
“Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi sangat krusial agar transformasi digital tidak meninggalkan perempuan pelaku usaha, melainkan justru membantu dan memperkuat posisi mereka dalam perekonomian,” jelasnya.
Sri Sulartiningsih menyebutkan, IWAPI saat ini telah hadir di 38 provinsi di Indonesia. Hal tersebut menjadi indikator perkembangan organisasi yang signifikan sekaligus memperkuat komitmen IWAPI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong percepatan digitalisasi UMKM perempuan.
“Kami berkomitmen memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan melalui kemitraan dengan perbankan, sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia perempuan pengusaha, khususnya di Kalimantan Utara,” katanya.
Selain itu, IWAPI Kaltara juga terus membuka peluang pasar nasional hingga internasional. Beberapa kegiatan telah dilakukan bersama pengusaha perempuan di Malaysia, khususnya di wilayah Sabah dan Sarawak.
“Kami membutuhkan fondasi ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Untuk mempertahankan usaha, diperlukan keseriusan, dukungan pembiayaan yang berkesinambungan, serta sinergi lintas sektor yang terus terjaga,” ujarnya, Selasa (10/2/26).
Menurutnya, perempuan saat ini telah mendapatkan akses, kesempatan, dan kepercayaan yang lebih luas. Hal tersebut menjadi modal penting untuk membentuk perempuan pengusaha yang mandiri, percaya diri, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian keluarga maupun daerah.
“IWAPI Kaltara diharapkan dapat menjadi penggerak dan inspirasi bagi perempuan yang ingin bergabung dalam organisasi, sehingga perubahan yang terjadi dapat langsung dirasakan oleh perempuan pengusaha, khususnya di Kalimantan Utara,” tuturnya.
Ia menambahkan, keberadaan IWAPI diharapkan mampu membantu perekonomian rumah tangga dan daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ke depan, kami berharap terjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Daerah Kalimantan Utara, perbankan, serta para pemangku kepentingan swasta lainnya,” pungkas Sri.









Discussion about this post