TANJUNG SELOR, Kaltaraglobal.news – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan pembangunan Kaltara tidak bisa hanya mengandalkan APBD, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, khususnya sektor swasta.
Hal tersebut disampaikan saat menutup Musyawarah Daerah (Musda) II Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Provinsi Kaltara di Aula Lantai I Kantor Gubernur, Selasa (22/9).
Menurut Gubernur, program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terarah dari dunia usaha akan menjadi akselerator utama dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah pelosok.
“Forum TJSLBU memegang peran strategis sebagai jembatan komunikasi, konsultasi, dan kolaborasi. Kita ingin seluruh program tanggung jawab sosial perusahaan berjalan selaras dengan agenda prioritas pembangunan daerah, sehingga manfaatnya benar-benar langsung dirasakan oleh rakyat,” ujar Gubernur Zainal.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga resmi melantik jajaran pengurus Forum TJSLBU Kaltara Masa Bakti 2026–2031 yang terpilih melalui forum Musda II.
Ia berpesan agar kepengurusan baru segera menyusun peta jalan kerja yang terukur dan aplikatif.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Jadikan forum ini sebagai motor penggerak sinergi yang solid antara pemerintah dan dunia usaha demi mewujudkan Kaltara yang semakin maju dan sejahtera,” pesannya.
Rangkaian acara penutupan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen pembangunan. (dkisp)








Discussion about this post