TARAKAN — Ketua PURT DPD/MPR RI, Hasan Basri, mengajak masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai 4 Pilar MPR RI secara nyata mulai dari lingkungan terkecil, yakni Rukun Tetangga (RT). Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan bersama Rukun Tetangga dan warga Gunung Lingkas, yang digelar pada Jum’at (12/12/25).
Dalam kegiatan tersebut, Hasan Basri menekankan bahwa implementasi 4 Pilar MPR RI—Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika—tidak harus dimulai dari hal besar, melainkan dapat diwujudkan melalui perilaku sehari-hari di lingkungan masyarakat.
“Penerapan nilai 4 Pilar MPR RI dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kerukunan antar warga, melaksanakan musyawarah dalam pengambilan keputusan, mematuhi aturan lingkungan, serta menumbuhkan semangat gotong royong,” ujar Hasan Basri.
Menurutnya, jika nilai-nilai tersebut dijalankan secara konsisten, maka keberadaan 4 Pilar MPR RI tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar hidup dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, Hasan Basri juga menyoroti pentingnya peran warga dalam menjaga persatuan bangsa di tengah perbedaan serta pesatnya perkembangan teknologi informasi. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Warga diharapkan bersikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, tidak mudah terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengedepankan dialog dan musyawarah,” katanya.
Ia menambahkan, menjaga keharmonisan di lingkungan Rukun Tetangga merupakan kontribusi nyata masyarakat dalam memperkuat persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Gunung Lingkas. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nilai-nilai kebangsaan semakin meningkat dan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.









Discussion about this post